TUGAS PENDAHULUAN




TUGAS PENDAHULUAN

HUKUM OHM, HUKUM KIRCHOFF, VOLTAGE & CURRENT DIVIDER, MESH, NODAL, THEVENIN


1.     Jelaskan pengertian hukum ohm, dan hukum kirchoff

Jawab :

            Hukum Ohm merupakan sebuah teori yang membatas mengenai hubungan antara tegangan (volt), arus (ampere), dan hambatan listrik dalam sirkuit(ohm). Hukum ohm adalah hambatan listrik yang menyebabkan perbedaan satu volt saat arus sebesar satu amoere mengalir.

V = I.R

Dengan,

V = besar tegangan pada penghantar

I = besar arus yang mengalir

R = besar hambatan

            Hukum Krichoff

Hukum I Kirchoff, jumlah arus yang masuk ke suatu titik cabang akan sama dengan jumlah arus listrik yang meninggalkan titik itu.

∑E + ∑IR = 0

Dengan,

∑E = jumlah GGL sumber arus

∑IR = jumlah penurunan tegangan

2.     Jelaskan pengertian mesh, nodal dan thevenin!

Jawab :

·       Mesh, merupakan metode analisis rangkaian listrik yang membagi rangkaian menjadi loop-loop tertutup yang disebut mesh. Arus pada setiap loop dapat dihitung dengan Hukum II Kirchoff.

·       Nodal, adalah metode analisis rangkaian listrik yang berfokus pada simpul-simpul node pada rangkaian. Nodal ini membagi rangakaian ini menjadi simpul-simpul dan menghitung arus yang masuk dan keluar pada tiap seimpul dengan hukum I kirchoff.

·       Thevenin, teorema yang menyatakan bahwa setiap rangkaian linier dapat digunakan oleh sirkuit sederhana yang terdiri dari sebuah tegangan sumber dan sebuah resistor tunggal, disebut resistansi thevenin.

3.     Jelaskan apa itu voltage & current devider!

Jawab :

·       Voltage, adalah kerja yang dilakukan untuk menggerakkan muatan sebesar satu coulomb dari satu terminal ke terminal lainnya.

·       Current divider, konsep dasar pembagi arus adalah menggunakan dua buah resistor yang salah satu kakinya dihubung menjadi satu ke sumber arus dan kedua kaki yang lain dibuhungkan ke beban yang berbeda.

4.     Dengan menggunakan teorema mesh, berapa nilai tegangan pada RL?

Jawab :

Mesh 1:

2KI1 + 1K(I1-I2) = 12

3KI1     1KI2        = 12

Mesh 2:

2KI1 +1K(I2-I1) + 1K(I2-I3) = 0

4KI2 – 1KI1 – 1KI3               = 0   > -4KI1 + 4KI2 = 1KI3

                                                            -I1 + 4I2        = I3

Mesh 3:

4KI1 – 1KI2 = 0

4KI3 = 1KI2

4I3 = I2

4(-I1 + 4I2) = I2

-4I1 + 16I2 = I2

-4I1 + 15I2 = 0

Eliminasi 1 dan 2

3KI1 – 1KI2 = 12 (4)

-4I1 + 15I2 = 0 (3K)

= 12KI1 – 4KI2 = 48

   -12KI1 + 45KI2 = 0      +

= 4KI2 = 48

I2 = 1,17A

I3 = 0,3A

VRL = I.R

         = 0,3.1K

         = 300 Volt

5.     Jelaskan kelebihan menganalisa rangkaian dengan menggunakan teorema Thevenin Norton dibanding teorema yang lain!

Jawab:

·       Sederhana dan efisien, teorema thevenin northon memungkinkan untuk menggantikan bagian dalam suatu rangkaian dengan model yang sederhana yaitu rangkaian thevenin dan northon

·       Mudah diterapkan pada rangkaian kompleks, untuk rangkaian yang rumit, menghitung nilai thevenin dan northon seringkali lebih mudah dibanding lainnya

·       Aplikasi yang luas, thevenin dan northon bisa diterapkan pada semua jenis rangkaian, termasuk yang memiliki sumber daya yang berbeda

Tugas Pendahuluan (disini)

Komentar

Postingan populer dari blog ini