Laporan Akhir



1. Jurnal [Kembali]

  1. RC Seri


Beban

V terukur

I terukur

V pada beban

Impedansi

Xa = 100 ohm

8,25 V0,0243 A2,37 V332,34

Xb = 100 ohm

8,25 V0,0243 A2,22 V332,34

Xc = 10 uF

8,25 V     0,0243 A       6,45 V332,34

  1. RLC Seri


Beban

V terukur

I terukur

V pada beban

Impedansi

Xa = 100 ohm

8,24 V0,0294 A2,89 V269,25

Xb = 1 mH

8,24 V0,0294 A0,0132 V269,25

Xc = 10 uF

8,24 V0,0294 A7,36 V269,25

  1. RLC Paralel

 

Beban

V terukur

I terukur

11

12

13

V pada beban

Impedansi

Xa = 100 ohm

8,25 V

18,8 A

0,081A

0,081A

0,081A

8,25 V

0,461

Xb = 1 mH

8,25 V

18,8 A

17.9 A

17.9 A

17.9A

8,25 V

0,461

Xc = 10 uF

8,25 V

18,8 A

0,029A

0,029A

0,029A

8,25 V

0,461

2. Prinsip Kerja [Kembali]

  • RC Seri :


    Gambar 1. Rangkaian RC Seri

    RLC Seri :


    Gambar 2. Rangkaian RLC Seri

Prinsip Kerja :

RC seri :
  1. Rangkaian RC seri terdiri dari resistor (R) dan kapasitor (C) yang dihubungkan secara seri
  2. Rangkaian ini dihubungkan ke sumber tegangan AC

  3. Resistor dan kapasitor dalam rangkaian RC seri bekerja sama untuk meminimalisir efek bolak-balik (ripple) yang terjadi pada arus AC

  4. Resistor mengurangi tegangan AC yang terjadi pada kapasitor, sementara kapasitor menyimpan energi listrik yang dihasilkan oleh tegangan AC
RLC seri :
  1. Rangkaian RLC seri terdiri dari resistor (R), induktor (L), dan kapasitor (C) yang dihubungkan secara seri
  2. Rangkaian ini dihubungkan ke sumber tegangan AC
  3. Resistor, induktor, dan kapasitor dalam rangkaian RLC seri bekerja sama untuk meminimalisir efek bolak-balik yang terjadi pada arus AC
  4. Resistor mengurangi tegangan AC yang terjadi pada induktor dan kapasitor, sementara induktor dan kapasitor menyimpan energi listrik yang dihasilkan oleh tegangan AC

RLC PARALEL


Prinsip Kerja :

  1. Rangkaian RLC paralel terdiri dari resistor (R), induktor (L), dan kapasitor (C) yang dihubungkan secara paralel

  2. Rangkaian ini dihubungkan ke sumber tegangan AC


  3. Resistor, induktor, dan kapasitor dalam rangkaian RLC paralel bekerja sama untuk meminimalisir efek bolak-balik yang terjadi pada arus AC
  4. Resistor, induktor, dan kapasitor mempengaruhi arus yang mengalir melalui rangkaian ini.

3. Video Percobaan [Kembali]

1.     RC SERI


2.     RLC SERI


3.     RLC PARALEL


4. VIDEO LAPORAN AKHIR


4. Analisa[Kembali]

  1. Analisa pengaruh R,L, dan C terhadap sudut fasa!

Jawab: Pengaruh R,L,C terhadap fasa dapat dilihat pada rangkaian RLC. Dalam domain frekuensi, fasa adalah pergeseran sudut antara tegangan dan arus.

·       Resistor : tidak menyebabkan pergerakan fasa antara tegangan dan arus, pada resistor selalu nol

·       Induktor : menyebabkan pergeseran fasa sebesar tiga derajat antara tegangan dan arus. Pergeseran ini positif karena tegangan di induktor mengalami pergeseran 90 derajat lebih maju dibanding arus

·       Kapasitor : menyebabkan pergeseran fasa sebesar 90 derajat antara tegangan dan arus. Pergeseran ini negatif karena tegangan di kapasitor 90 derajat lebuh mundur dibanding arus

  1. Analisa Impedansi pada Rangkaian RC seri

Jawab:

Z =

Xc =

Berdasarkan rumus tersebut kapasitansi mempengaruhi reaktansi kapasitif (Xc). Semakin besar nilai kapasitansi (C) maka nilai reaktansi kapasitansi semakin kecil (Xc) yang menyebabkan impendansi (Z) semakin kecil.

  1. Analisa Impedansi pada Rangkaian RLC seri

Jawab:

Z =

Berdasarkan rumus tersebut, jika Xl (reaktansi induktif) lebih besar dari Xc (reaktansi kapasitif) maka rangkaian bersifat kapasitif. Jika Xl=Xc maka rangkaian berada dalam kondisi resonansi.

  1. Analisa Impedansi pada Rangkaian RLC Paralel

Jawab:

Berdasarkan rumus tersebut dapat dianalisiskan jika nilai C lebih besar dari L maka impendansi total 2 akan menjadi lebih kecil begitupun sebaliknya.

5. Download File[Kembali]

1.     Rangkaian RL Seri (disini)

2.     Rangkaian RLC Seri (disini)

3.     Rangkaian RLC Paralel (disini)

4.     Tugas Pendahuluan (disini)

5.     Laporan Akhir (disini)


Komentar

Postingan populer dari blog ini